Rabu, 08 Juli 2015

TALKING REPEATER IDer TEST

Memenuhi permintaan kawan-kawan amatir radio di Pekanbaru dan Balikpapan yang menginginkan dibuatkan sebuah Repeater Controller yang dapat memancarkan Identitas Repeater, terutama ketika Repeater sedang tidak dipergunakan dalam waktu tertentu (Idle).
Jika sebelumnya saya telah membuat Repeater Ider dengan menggunakan media penyimpan suara dari Chipcorder seri ISD25xx yang memiliki durasi sangat pendek , kali ini saya mengganti media tersebut dengan MMC Card.

Kelebihan dari Repeater Controller ini selain memiliki durasi penyimpanan suara yang jauh lebih besar, sehingga dapat ditambahkan beberapa fitur lain untuk menyimpan  file Audio seperti Temperatur, Tegangan Battery, Peringatan adanya Hujan, Petir dll.

berikut demo dari pengetesan Repeater Vocal IDer dengan menggunakan MMC sebagai media penyimpan suara :


Diagram :

 Layout PCB :

Selengkapnya……

Kamis, 01 Januari 2015

FLIGHTRADAR24

Mengawali tahun 2015 ini saya ingin berbagi sekaligus mengajak kawan-kawan yang ingin /  punya niat menjadi Host / Feeder Flightradar24.

Apa itu Flightradar24 :
Flightradar24 (FR24)  adalah pelacak penerbangan yang menunjukkan lalu lintas udara secara langsung dari berbagai belahan dunia. 
Flightradar24 menggabungkan data dari beberapa sumber data termasuk ADS-B, MLAT dan FAA.
Data dari ADS-B, MLAT dan FAA dikumpulkan secara bersamaan dengan Jadwal dan Data Status Penerbangan dari Maskapai Penerbangan dan Bandara untuk membuat sebuah Pengalaman Pelacakan Penerbangan yang unik seperti yang dapat dilihat pada situs web www.flightradar24.com dan versi aplikasi smartphone Flightradar24 apps



Penjelasan lengkap mengenai Cara Kerjanya dapat dilihat pada klik disini

Tujuan menjadi Host / Feeder :
Memberikan Partisapasi / Kontribusi untuk membantu dunia penerbangan khususnya di wilayah Udara Indonesia agar keberadaan pesawat dapat dilacak sejak di Ground / Landasan Pacu sampai Pesawat ituTerbang (di Udara).

Apa Keuntungan menjadi Host / Feder :
Flightradar24 memberikan kita Account Premium, dimana kita dapat melihat performance dari radar yang kita pasang melalui PC.
Selain itu Akses melalui web tanpa dibatasi oleh waktu, demikian juga kita dapat menginstall aplikasi Smartphone (Android, iPhone, Windows) dengan versi Premium.

Bagaimana cara mendaftar sebagai Feeder :
Cara mendaftar untuk menjadi Host / Feeder Flightradar24 cukup mudah, Anda dapat memulai dengan membuka klik disini  atau langsung klik disini
.
Temukan bagian bawah halaman, lalu masukkan data-data yang diminta.
Untuk isian  Latitude dan Longitude jika Anda tidak memeiliki / memegang GPS saat ini, maka cara yang paling mudah adalah dengan bantuan Google Maps


Jika Maps sudah terbuka, temukan lokasi dimana Antena ADS-B akan dipasang, kemudian Klik pada titik dimana tiang / tower Antena akan / sudah terpasang (contoh :gbr yg saya lingkari dgn warna kuning). Setelah di klik lihat box disebelah kiri atas layar/monitor Anda (gbr kotak warna kuning) dan Catat nilai yang muncul untuk dimasukkan ke form yang saya sebutkan diatas.
Terakhir klik Send application jangan lupa untuk men-centang " I have read the above..."
STEP Pertama selesai..

Jika dinilai layak oleh admin Flightradar24 maka beberapa hari kemudian akan ada balasan ke email yang telah Anda daftarkan sebelumnya. Mereka akan menanyakan beberapa hal yang diperlukan. 
Ini adalah STEP Ke-Dua.
Pada STEP ke-Dua ini Anda akan diminta keterangan lebih detail, termasuk permintaan untuk meng-UPLOAD Foto kondisi terkini mengenai Situasi disekitar rencana Antena ADS-B.
Foto yang diminta antara lain :
  • Pandangan/tampak ke semua penjuru arah mata angin dari titik Antena (Barat, Timur, Selatan dan Utara).
  • Foto posisi dimana Antena akan dipasang, misalnya pada Tower Antena, berikan keterangan bahwanya Antena nantinya akan dipasang di posisi ini.
Jika aplikasi Anda disetujui, maka Anda akan menerima email ke-2 dari FR24 yang isinya "Congratulations, your application to host ADS-B equipment from Flightradar24 has been approved.
Your reference is #xxxx. Please quote this in all correspondence"

Selanjutnya Anda tinggal menunggu kabar dari FR24, bahwanya peralatan ADS-B telah dikirim ke alamat Anda.
Tugas kita /Anda adalah secepatnya memasang peralatan tersebut dan menghubungkan ke Router (Jaringan Internet).

O...iya ada yang ingin saya tambahkan juga, terkait dengan pengalaman saya ketika menerima kabar dari kurir DHL. Mereka memberitahu bahwasanya paket kiriman dari FR24 belum dapat di proses... dengan alasan :
NEED PAYMENT RECEIPT FOR SHPT # xxxxxxxx ( SUSPECT UNDER VALUE BY CUSTOMS ).
Saran saya sebaiknya history email dari FR24 jangan Anda hapus... karena ini akan sangat membantu untuk penyelesaian masalah administrasi diatas.
Atau alternatif lain jika pihak Customs masih belum percaya juga, Anda sebaiknya datang ke Customs bersama dengan pihak DHL dan Ambil Surat/dokument yang ditempelkan di kardus(paket) untuk ditunjukkan ke pihak Customs.
Proses Clearance ini membutuhkan waktu 5 hari seperti yang saya alami.
 


Prioritas Area / Lokasi Radar :
Saat ini belum begitu banyak Host / Feeder Radar FR24 di Indonesia.
Karena saya juga merupakan pendatang baru di FR24 ini, sehingga belum banyak tahu siapa saja Feeder FR24 di Indonesia ini.
Saat ini saya baru mengenal 3 personil Feeder FR24, antara lain :
  • Radar T-WIIH1 pemilik OM Onno W. Purbo - Jakarta
  • Radar F-WALL1 pemilik Doddy B. Iswanto - Bandara Sepinggan - Balikpapan
  • Radar F-WARR2 pemilik Herman Setyawan - Tuban-Jawa Timur
Sedangkan saya sendiri mengoperasikan Radar F-WALL2 di Balikpapan.

Dalam waktu dekat, mudah-mudah Radar F-WIBB2 akan segera hadir di wilayah Riau (Pekanbaru) yang akan dioperasikan oleh OM Chairul Amsal - YB5PDT.

Saat ini ada beberapa Lokasi/Wilayah yang sangat diprioritaskan, yaitu di Kepulauan NATUNA. Keberadaan Radar ADS-B di NATUNA nantinya dapat membuka/memperluas jangkauan di Lautan China Selatan untuk Pesawat dari arah Vietnam, Philipine, China, Korea yang akan menuju ke Indonesia, Malaysia, Brunei dan Singapore.
Mudah-mudahan OM Agung - YG5YTY di Kota Ranai - NATUNA, dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat mempersiapkan yang dibutuhkan.

Demikian juga untuk Lokasi di Wilayah yang masih belum terjangkau (gap) antara lain :
  • Bangka Belitung
  • Pontianak
  • Sampit
  • Ambon
  • Sorong dan Nabire (Papua)
Semakin banyak keberadaan Radar ADS-B di Indonesia tentunya akan semakin baik untuk melacak seluruh pesawat yang berada diatas langit Indonesia.
Jangan sampai terjadi lagi kasus seperti AirAsia QZ-8501 yang hilang dari jangkauan setelah sebelumnya terdeteksi dengan sangat baik oleh Radar F-WARR2 di Tuban.


Salam
yc5nbx - Jaka Lesmana

Selengkapnya……

Selasa, 25 November 2014

AUTOMATIC FAN CONTROL

Posting ini hanya sebagai pelengkap dari beberapa oret-oretan sebelumnya.
Kali ini sengaja saya angkat mengenai pembuatan Automatic Fan Control sebagai kelengkapan sebuah station repeater.
Karena umumnya Cooling Fan pada repeater homebrew dibuat permanen, artinya walapun temperatur repeater dalam kondisi normal Fan tetap bekerja.
Pengalaman saya dengan cara seperti itu, Fan akan cepat bermalah... diawali dengan macet / nge-jamb. Jika ini dibiarkan, tentu saja Fan akan semakin cepat rusak.
Selain itu kondisi Repeater juga pasti  akan lebih cepat  kotor karena debu.


Circuit ini terdiri dari Sensor Temperatur LM35 dan CA3140 sebagai comparator
Untuk pengaturan sensitiftas diatur oleh Trimpot





Selengkapnya……

Kamis, 20 November 2014

PC AUTO STARTUP

Ide ini muncul ketika saya mulai aktif mengoperasikan RoIP ( misal : Zello ) dan PC Remote Access seperti Team Viewer di tempat saya bekerja.
Ini karena setiap hari listrik PLN di kota Balikpapan selalu padam, terutama ketika masuk waktu beban puncak. Maklum lah beban yang harus dilayani lebih besar dari kapasitas pembangkit. Semoga saja tahun depan sistem kelistrikan Mahakam bisa Surplus..Amin.

Percuma saja jika kita telah meng-Install Team Viewer tapi komputernya sendiri tidak dalam status ON ketika listrik nyala.

PC Auto Startup yang saya maksud adalah Komputer dapat ON dengan sendirinya  setelah listrik PLN padam. Sebetulnya ada cara lain yang mungkin lebih mudah yaitu dengan men-setting pada BIOS, namun karena alasan tidak terbiasa bermain/utak atik BIOS maka alternatif lain adalah dengan menambahkan sedikit circuit elektronik, seperti pada gambar schematic dibawah ini :





Disini saya menggunakan microchip 12F629 atau 16F84A  dengan 1 bh Relay SPST.
Yang saya lakukan dengan cara menyambungkan secara paralel kontak Relay (NO : Normally Open) dengan kabel yang menuju Tombol Power (ON/OFF).

Ada 2 bh LED, yg berfungsi sebagai indikator Relay ON dan LED BLINK. 

Dan berikut simulasinya :








Selengkapnya……

Selasa, 31 Desember 2013

SIMPLE COR LINK PIC12F629

Di Akhir tahun 2013 ini, baru saja saya menyelesaikan pembuatan COR Link atas permintaan beberapa kawan.
COR Link ini berbeda dengan versi sebelumnya yang hanya menggunakan 2 input COS Signal. 
Versi ini (NBX-V13)  terdapat penambahan Input dengan circuit VOX, sehingga COR mudah digunakan untuk semua jenis Radio, karena cukup mengambil RX Audio Out  untuk di rubah ke Signal PTT, sehingga mudah diaplikasikan ke Repeater dari Radio HT sekalipun.

Simple COR Link NBX-V13 terdiri dari 2 keping circuit VOX dengan IC LM358 dan 1 keping Controller dengan PIC12F629.

Disini saya juga menambahkan Courtesy Tone (beep) dalam format CW Morse untuk bagian Tail Message.nya dengan :
karakter "K" (dah dit dah) untuk input dari unit RX dan
karakter "R" (dit dah dit) dari unit LINK.

Sedangkan untuk Penalty saya bikin karakter "TOT" (dah_dah dah dah_dah) setelah waktu bicara berakhir +/- 3 menit.
Ketika TOT aktif, maka PTT akan dilepas selama 15 detik, dan jika Signal COS masih Aktif, maka PTT akan diaktifkan untuk mengirim Beep Beep Beep sebanyak 3 kali, dan PTT dilepas kembali selama 3 detik dan setelah itu kembali normal (standby)

PCB COR Link NBX-V13




Selamat Tahun baru 2014, semoga sukses selalu menyertai kita semua.. Amin


Salam



Selengkapnya……

Selasa, 10 Desember 2013

SETTING CPS - RSS UNTUK PEMINDAHAN CHANNEL

Melengkapi postingan yang lalu tentang Pemindahan Channel secara Remote pada Radio Motorola GM300, GM3188, GM3688 dan GM338 dan lain-lain, karena cukup banyak kawan-kawan yang menanyakan ke email saya.

Berikut saya unggah beberap cuplikan (screenshot) Setting/konfigurasi untuk Channel Steering:

 Channel Steering pada RSS GM300

Untuk RSS GM300  EXT Accessory yang dipilih adalah "General I/0"

 Channel Steering pada CPS GM338

Untuk GM338 konfigurasi pada Accessory Package dapat dipilih "Default" atau "Remote".
Signal COR (PL and CSQ Detect) yang  umumnya menggunakan Pin# 8 harus dipindah ke Pin# 4 jika 4 bit akan dipakai semua, kecuali jika Anda hanya menggunakan 3 bit, maka Pin#  8 tetap dapat dipergunakan untuk Signal COR, sehingga hanya Pin# 6 untuk bit 0, Pin# 12 bit 1 dan Pin# 14 bit 2.

Channel Steering pada CPS GM3188 / GM3688
Untuk CPS GM3188 atau GM3688 pada saat melakukan pemrograman/menyetting sebaiknya kabel ke Accessory Connector dilepas terlebih dahulu untuk menghindari crash, karena posisi Channel Select 1 pada Pin# 6 dipakai sebagai Line Data.

Smoga bermanfaat


Salam
Selengkapnya……