Selasa, 08 Mei 2018

Download Software ALINCO DJ-CRX Series

Seperti yang pernah admin janjikan ke beberapa pengunjung yang menanyakan Software Alinco DJ-CRX Series, mulai dari model :

DJ-CRX1 
DJ-CRX3
DJ-CRX4
dan 
DJ-CRX5

Silahkan di unduh,dan khusus untuk CRX-1 dan CRX-5 akan diberikan passwordnya via email.

Download Software Alinco DJ-CRX1

Download Software Alinco DJ-CRX3

Download Software Alinco DJ-CRX4

Download Software Alinco DJ-CRX5

Salam
yc5nbx





Selengkapnya……

Jumat, 10 November 2017

Cara Membuat - Merakit Kabel Data dan Setting HT LUPAX T550

Cara Membuat, Merakit Kabel Data dan Setting HT LUPAX T550 jauh lebih simple dan mudah dari posting sebelumnya.


Bahan yang diperlukan hanya :
- Software LUPAX T550
- 1 pcs FTDI USB to TTL Serial
- 1 kabel Cloning HT dengan jack tipe K (potong jadi 2)


Download dulu Software yang diperlukan disini Radio Programming Software LUPAX T550 Versi 1.01

Cara Membuat dan merakitnya silahkan kunjungi Video demonya  DISINI.




Oiya selain LUPAX T550 varian lainnya adalah :
- LUPAX T330
- LUPAX T1088
- LUPAX VEV-V18
- LUPAX UV5RA
- LUPAX RL318K
Selengkapnya dapat Anda lihat DISINI.

Selamat mencoba..


Selengkapnya……

Jumat, 13 Oktober 2017

CARA MEMBUAT KABEL PROGRAM DATA - ALINCO DJ-CRX Series

Cara membuat - Merakit kabel Data Program Radio HT Alinco DJ-CRX Series.

Alinco DJ-CRX Series terdiri dari 4 kategori Band / Frequency :
  • DJ-CRX1  (VHF) Freq 136 - 173 MHz
  • DJ-CRX3  (UHF) Freq 350 - 399.995 MHz
  • DJ-CRX4  (UHF) Frequency 400 - 480 MHz
  • DJ-CRX5  (VHF) Freq 136 - 174 MHz
  •                (UHF) Freq 400 - 480 MHz        
Cara program secara Manual juga sangat mudah karena dilengkapi dengan Manual yang mudah dimengerti sehingga tidak perlu saya singgung di kesempatan ini.

Disini saya hanya ingin berbagi pengalaman cara men-setting / memprogram Radio Alinco DJ-CRX3 dengan menggunakan Software.

Q: Alasan kenapa harus pakai Software ? bukankah dapat di set secara Manual ?
Jawabannya tentu saja Anda sudah bisa menebak : 

A : CAPEK dan Buang" waktu...

Cara Kloning juga sangat membantu ketika harus men-Setting Radio dalam jumlah banyak, namun tetap lebih cepat jika dibandingkan menggunakan Utility Software dengan Komputer.

Schematic / Pinout Kabel data Alinco DJ-CRX3 dapat Anda lihat pada buku Instruction Manual halaman 47.

Interface yang saya pergunakan dalam Video demo adalah dari FTDI USB to Serial, dengan harga berkisar antara Rp. 28 s/d 50 ribu tersedia banyak di Olshop (T***pedia, B*****pak)

Komponen berikutnya adalah :
  • 1x Resistor 10 kOhm 
  • 1x Diode 1N4148
  • Kabel minimal isi 2 
  • Jack Stereo 3,5mm
Lihat schematic pada gambar dibawah ini :
Jika kurang jelas silahkan lihat di Video Demo dibawah.


Video demo Cara Merakit Kabel Data dan Program Alinco DJ-CRX3 dapat Anda lihat di KLIK DISINI

Video Demo Cara Membuat Kabel Data dan Program Alinco


Jika artikel dan Video demo diatas bermanfaat, silahkan tinggalkan Jejak dengan klik Subscribe disini.

Driver FTDI dapat Anda unduh pada link dibawah ini :

Terima kasih sudah mampir.

Salam
Jaka - yc5nbx/7


Selengkapnya……

Kamis, 12 Oktober 2017

CARA CEPAT MEMBUAT KABEL DATA MOTOROLA CP1300 CP1660

Menanggapi beberapa pertanyaan dan permintaan gambar mengenai Pinout Kabel Data untuk Motorola CP1300 dan CP1660.

Berikut adalah Cara cepat membuat kabel data untuk program Motorola CP1300 dan CP1660.

Sebetulnya bukan saja hanya untuk model CP1300 / CP1660, tapi kabel ini juga dapat dipakai untuk HT - Radio Motorola model lain, misalnya seperti GP308, GP2000 atau GP3188 yang sama-sama menggunakan Jack Stereo 2,5mm sebagai terminal komunikasi datanya.

Disini yang perlu kita siapkan adalah :

1 pcs FTDI USB to Serial.
1 pcs Resistor 10k Ohm.
1 pcs Diode 1N4148.
1 set kabel dan Jack Stereo 2,5mm (dalam Video saya pergunakan Jack dari Earphone HP N*K*A jadul.

Alasan menggunakan FTDI karena sudah terbukti mudah dan handal dalam beberapa versi Windows, mulai dari XP sampai Win-8.


Video cara merakitnya dapat Anda lihat DISINI

Video Demo Cara Membuat Kabel Data

Driver untuk FTDI USB to Serial dapat di unduh pada Link berikut :


Versi lain selengkapnya :

Semoga bermanfaat
Salam yc5nbx



Selengkapnya……

Minggu, 16 April 2017

Cara membuat Kabel Data dari USB to TTL

Bingung mau membuat Interface / kabel data untuk program radio ?
Atau mungkin tidak punya waktu luang yang cukup buat nyolder interface..?
Sekarang Anda tidak perlu pusing lagi karena saat ini kita dapat memanfaatkan modul / kit yang sudah jadi dan mudah didapatkan dipasaran yang dikenal sebagai USB to TTL atau USB to UART.

Selain sangat murah harganya (dibawah Rp. 30 ribu)  juga simple dalam penggunaannya.
Lihat Video Demo berikut ini :



Beberapa contoh model USB to TTL

Contoh penggunaan untuk Motorola Mag One A8

USB to TTL ini juga dapat dipergunakan untuk banyak jenis Radio seperti ICOM, Kenwood, YAESU, BAOFENG, HYT dan lain-lain, tinggal disesuaikan dengan Pinout data.nya.

Oiya bagi yang kesulitan mencari Driver PL2303HX (Prolific) berikut link downloadnya :


Selamat mencoba, semoga berhasil.

Salam





Selengkapnya……

Selasa, 03 Januari 2017

Cara menemukan Password Mag One A8

Posting awal tahun 2017 saya isi dengan Cara menemukan Password Mag One A8 dengan menggunakan Software terbaru CPS R02.06 AZ.
Cara ini sama persis dengan posting sebelumnya yang saya coba pada Radio CP Series dengan CPS R02.06 Build 64


Lihat di Youtube

Cuma berbeda pada urutan prosedurnya.
1. Buka Software Serial Port Monitor terlebih dahulu sebelum membuka CPS.
2. Tentukan Comm Port yang aktif dan setelannya (8N1)
3. Pilih visualisasi yang diinginkan (cukup 2 saja : Dump View dan terminal View) 
4. Jalankan Start Monitoring Serial.

Setelah itu..

1. Buka CPS R02.06 AZ atau versi lain yang Anda pakai.
2. Ketika CPS telah terbuka, pastikan pada jendela Dump View ada aktifitas pada Serial diawali dengan Time stamp lalu status Comm Port dan alamat CPS (C:\Program Files\Mag One Series Radios\R02_06.exe)
3. Jalankan perintah READ pada CPS, Anda akan diminta utuk meng-OFF-kan Radio lalu Tekan Tombol di bawah PTT (tahan) kemudian ON kan Radio.
4. Jika lampu LED menyala Orange pertanda Radio dalam Mode Programming.
5. Ketika proses READ codeplug berjalan Anda dapat melihat aktifitas di jendela Serial Port Monitor..dan setelah berhenti pada perintah "Masukkan Password" Silahkan Anda cari serangkaian Kata atau mungkin deretan Angka yang tersembunyi di PortMon yang diapit oleh O..........O
6. Ingat Jumlah Password tidak lebih dari 8 karakter.

Lebih jelasnya silahkan menuju Link Youtube berikut ini (klik disini)


Dengan cara ini maka Radio Mag One A8 yang codeplug.nya di Password akan dengan mudah diketahui/ditemukan, sehingga kita tidak perlu susah / repot untuk meng crack Software Mag One A8 tersebut.

Radio Interface yang saya pakai menggunakan Prolific USB to Serial Comm Port dengan Driver versi 3.8.3.0
Sedangkan Serial Port Monitor saya pakai versi 4.0.

Semoga bermanfaat buat Anda yang memang sedang memburtuhkan.


Salam





Selengkapnya……

Rabu, 28 Desember 2016

Mudahnya Membaca & Menemukan Password CP Series

Posting akhir tahun 2016 ini, saya ingin menunjukkan cara Membaca, Mengetahui atau Mendapatkan Password Radio HT CP Series seperti CP1300, CP1600 dan CP1660.
Singkat saja nih...
Peralatan / aplikasi yang dibutuhkan HANYA "Serial Port Monitor" atau aplikasi Port Sniffer sejenisnya.



Caranya :
1. Buka Program CPS R02.06 Build 64 
2. Buka Program / Tool Serial Port Monitor (SPM)
3. Setelah SPM terbuka, masuk ke Session, lalu pilih New Session
4. Setelah terbuka jendela baru "New monitoring session" lalu tentukan COMPORT yang dipakai.
- Tick / select pada "Terminal View" atau "Dump View" atau kedua-duanya juga boleh. 
- Tick / select pada Start monitoring now
- terakhir Klik Start monitoring
5. Pada Software CPS klik Read (pastikan Radio telah terhubung ke PC.
6. Ketika proses Read berlangsung, jika Radio terpassword, maka akan mucul dialog untuk mengisi Password.
7. Ketika dialog Password muncul, langsung buka aplikasi SPM, seharusnya disini Anda sudah menemukan Password yang dicari / Password yang terlupakan.

Cara tersebut diatas juga dapat dicoba pada Radio Merk dan jenis yang berbeda.

Selamat mencoba

Selengkapnya……

Sabtu, 17 Desember 2016

Membuat Sendiri PCB Maxton Repeater Cable

Melengkapi posting sebelumnya, berikut adalah gambar PCB Maxton Repeater Cable RPC RX/TX.
Meskipun versi SMD namun tidak susah untuk membuat PCB dan merakitnya. Anda dapat mencari Tutorial cara menyolder komponen SMD dengan Solder biasa.
Usahakan Mata Solder pilih yang Runcing.


PCB Maxton Repeater Overlay

Komponen yang dipergunakan antara lain :

1 bh NE555
2 bh Diode BAV70 atau setara
3 bh Resistor (package 0603)
1 bh Transistor 2N3904 (SOT-23) dengan label 1AM
1 bh LED
1 bh Elco 2uF s/d 4,7uF
2 bh Trimpot  (5k utk Audio dan 1M utk Delay)

Schematic Maxton Repeater Delay Cable dapat di lihat pada posting sebelumnya klik disini.
Buatlah 2 keping PCB untuk RX dan TX.
Khusus PCB di TX tidak perlu dipasang Komponen, cukup menghubungkan kabel dari RX ke TX seperti pada gambar dibawah ini


Video Routing PCB Maxton Repeater Homebrew dengan ExpressPCB

Selanjutnya untuk melakukan pengujian pada Kit ini sebelum dipasang ke Radio adalah :
1. Hubungkan kabel dari Power Supply pada Tegangan +12 s/d 13,8 Volt DC ke Pin-10
2. Hubungkan Kabel Ground (0 Volt) ke Pin-7
3, Siapkan kabel Jumper panjang disesuaikan ujung yang satu hubungkan dengan Ground (0 Volt) dan ujung yang lain sebagai Input Signal ke Pin-8. Sebaiknya pada Kabel ini dipasang Switch / Tact switch.
4. Hidupkan / ON kan Power Supply
5. Hubungkan Kabel Jumper tadi ke Pin-8 atau Tekan Switch.. Jika lampu LED menyala artinya sirkuit normal.
6. Atur posisi Trimpot Delay Time sampai mendapatkan Hang Time yang cukup (+/- 200 ms)
7. Trimpot lain adalah untuk mengatur Audio RX yang masuk ke Mic TX.

Jika Anda tertarik ingin membuat sendiri PCB Maxton Repeater with Delay Cable, saya sudah siapkan File dalam format PDF dengan Skala 1:1, silahkan masuk ke Link ini lalu klik Subscribe 

atau tinggalkan alamat email Anda pada Komentar Video Youtube.

Terima kasih
Salam
Selengkapnya……

Maxton Repeater Delay Cable Schematic

Ditengah kesibukan sehari-hari, Entah sudah berapa lama saya tidak pernah update Blog.
Kali ini mumpung ada waktu dan lagi gak malas.. saya ingin sedikit menulis tentang Repeater Delay Cable yang saya kira Anda semua sudah tahu, karena memang selain mudah ditemukan di Google, Modul ini juga banyak ditemukan di toko online.
Selain harganya yang terjangkau, dari segi ukuran juga Modul ini terbilang cukup kecil dan mudah dalam instalasinya.

Maxton Repeater Delay Cable (RX)

Sudah cukup lama sebetulnya saya ditanya oleh beberapa orang mengenai Modul ini.
Karena beberapa orang yang sudah menggunakan Modul Maxton Repeater Delay Cable (KIT) ini pernah menemui beberapa masalah sampai kepada kerusakan yang pada akhirnya tidak dipakai kembali.
Barangkali karena sulitnya mendapatkan Skema dari Kit tersebut,.

Terakhir saya mendapat pertanyaan dari salah satu pengunjung Blog ini, yang punya masalah dengan Kit ini.
Infonya adalah KIT ini bekerja dengan baik pada Radio GM300, namun bermasalah di GM3688. Ada beberapa Solusi yang saya sarankan mulai dari Memindahkan Pin COR yang default.nya di Pin-8 dirubah ke Pin I/O yang lain (misalnya Pin-4, Pin-12 atau Pin-14).
Dan ternyata berfungsi di Pin-14... Hal ini disebabkan karena ketika Open Colector pada Transistor Q416 di radio GM3688 atau CM300 atau PM300 tidak cukup / tidak mampu membuat kondisi Logic dari 1 menjadi 0. Solusi lain adalah dengan mengganti Resistor Pull_up (R1) dengan nilai yg lebih besar.



Schematic Maxton Repeater Delay Cable

KIT ini sangat sederhana sekali, karena hanya terdiri dari rangkaian / sirkuit yang menggunakan IC Timer NE555 yang dirangkai menjadi Monostable... dan Anda dapat dengan mudah mencari di Google dengan kata bantu Monostable NE555.

Seharusnya saya akan sisipkan Simulasi Video saya sendiri yang ada di Youtube mengenai Simulasi dari KIT ini, cuma karena masih dianggap bermasalah berkaitan dengan copyright, maka sy tunda dulu sampai youtube menyetujui :( Padahal Video yg sdh di upload adalah murni milik saya, tidak ada satu frame-pun hasil copy dari sumber lain. Sedangkan Audio / music yang saya pakai juga berasal dari Library Youtube yang memang diperbolehkan untuk dipakai.. (koq malah curhat...)
(update : Terima kasih Youtube, akhirnya di approved )


Semua komponen dalam KIT / Skema tersebut mudah ditemukan di Toko online lokal.
Jika Anda berniat ingin membuat sendiri dan mengalami kesulitan dalam menemukan komponen SMD khususnya Diode, maka ganti saja diode misalnya 1N4148 atau sejenisnya. 
Transistor juga demikian...tidak harus menggunakan 2N3904 Anda dapat menggantinya dengan tipe lain yang sejenis (NPN).

Di Posting yang akan datang Insya Allah saya akan update kembali gambar PCB nya dengan harapan Anda dapat membuat sendiri Kit ini.
Semoga bermanfaat.


Salam







Selengkapnya……

Rabu, 08 Juli 2015

TALKING REPEATER IDer TEST

Memenuhi permintaan kawan-kawan amatir radio di Pekanbaru dan Balikpapan yang menginginkan dibuatkan sebuah Repeater Controller yang dapat memancarkan Identitas Repeater, terutama ketika Repeater sedang tidak dipergunakan dalam waktu tertentu (Idle).
Jika sebelumnya saya telah membuat Repeater Ider dengan menggunakan media penyimpan suara dari Chipcorder seri ISD25xx yang memiliki durasi sangat pendek , kali ini saya mengganti media tersebut dengan MMC Card.

Kelebihan dari Repeater Controller ini selain memiliki durasi penyimpanan suara yang jauh lebih besar, sehingga dapat ditambahkan beberapa fitur lain untuk menyimpan  file Audio seperti Temperatur, Tegangan Battery, Peringatan adanya Hujan, Petir dll.

berikut demo dari pengetesan Repeater Vocal IDer dengan menggunakan MMC sebagai media penyimpan suara :


Diagram :

 Layout PCB :

Selengkapnya……

Kamis, 01 Januari 2015

FLIGHTRADAR24

Mengawali tahun 2015 ini saya ingin berbagi sekaligus mengajak kawan-kawan yang ingin /  punya niat menjadi Host / Feeder Flightradar24.

Apa itu Flightradar24 :
Flightradar24 (FR24)  adalah pelacak penerbangan yang menunjukkan lalu lintas udara secara langsung dari berbagai belahan dunia. 
Flightradar24 menggabungkan data dari beberapa sumber data termasuk ADS-B, MLAT dan FAA.
Data dari ADS-B, MLAT dan FAA dikumpulkan secara bersamaan dengan Jadwal dan Data Status Penerbangan dari Maskapai Penerbangan dan Bandara untuk membuat sebuah Pengalaman Pelacakan Penerbangan yang unik seperti yang dapat dilihat pada situs web www.flightradar24.com dan versi aplikasi smartphone Flightradar24 apps



Penjelasan lengkap mengenai Cara Kerjanya dapat dilihat pada klik disini

Tujuan menjadi Host / Feeder :
Memberikan Partisapasi / Kontribusi untuk membantu dunia penerbangan khususnya di wilayah Udara Indonesia agar keberadaan pesawat dapat dilacak sejak di Ground / Landasan Pacu sampai Pesawat ituTerbang (di Udara).

Apa Keuntungan menjadi Host / Feder :
Flightradar24 memberikan kita Account Premium, dimana kita dapat melihat performance dari radar yang kita pasang melalui PC.
Selain itu Akses melalui web tanpa dibatasi oleh waktu, demikian juga kita dapat menginstall aplikasi Smartphone (Android, iPhone, Windows) dengan versi Premium.

Bagaimana cara mendaftar sebagai Feeder :
Cara mendaftar untuk menjadi Host / Feeder Flightradar24 cukup mudah, Anda dapat memulai dengan membuka klik disini  atau langsung klik disini
.
Temukan bagian bawah halaman, lalu masukkan data-data yang diminta.
Untuk isian  Latitude dan Longitude jika Anda tidak memeiliki / memegang GPS saat ini, maka cara yang paling mudah adalah dengan bantuan Google Maps


Jika Maps sudah terbuka, temukan lokasi dimana Antena ADS-B akan dipasang, kemudian Klik pada titik dimana tiang / tower Antena akan / sudah terpasang (contoh :gbr yg saya lingkari dgn warna kuning). Setelah di klik lihat box disebelah kiri atas layar/monitor Anda (gbr kotak warna kuning) dan Catat nilai yang muncul untuk dimasukkan ke form yang saya sebutkan diatas.
Terakhir klik Send application jangan lupa untuk men-centang " I have read the above..."
STEP Pertama selesai..

Jika dinilai layak oleh admin Flightradar24 maka beberapa hari kemudian akan ada balasan ke email yang telah Anda daftarkan sebelumnya. Mereka akan menanyakan beberapa hal yang diperlukan. 
Ini adalah STEP Ke-Dua.
Pada STEP ke-Dua ini Anda akan diminta keterangan lebih detail, termasuk permintaan untuk meng-UPLOAD Foto kondisi terkini mengenai Situasi disekitar rencana Antena ADS-B.
Foto yang diminta antara lain :
  • Pandangan/tampak ke semua penjuru arah mata angin dari titik Antena (Barat, Timur, Selatan dan Utara).
  • Foto posisi dimana Antena akan dipasang, misalnya pada Tower Antena, berikan keterangan bahwanya Antena nantinya akan dipasang di posisi ini.
Jika aplikasi Anda disetujui, maka Anda akan menerima email ke-2 dari FR24 yang isinya "Congratulations, your application to host ADS-B equipment from Flightradar24 has been approved.
Your reference is #xxxx. Please quote this in all correspondence"

Selanjutnya Anda tinggal menunggu kabar dari FR24, bahwanya peralatan ADS-B telah dikirim ke alamat Anda.
Tugas kita /Anda adalah secepatnya memasang peralatan tersebut dan menghubungkan ke Router (Jaringan Internet).

O...iya ada yang ingin saya tambahkan juga, terkait dengan pengalaman saya ketika menerima kabar dari kurir DHL. Mereka memberitahu bahwasanya paket kiriman dari FR24 belum dapat di proses... dengan alasan :
NEED PAYMENT RECEIPT FOR SHPT # xxxxxxxx ( SUSPECT UNDER VALUE BY CUSTOMS ).
Saran saya sebaiknya history email dari FR24 jangan Anda hapus... karena ini akan sangat membantu untuk penyelesaian masalah administrasi diatas.
Atau alternatif lain jika pihak Customs masih belum percaya juga, Anda sebaiknya datang ke Customs bersama dengan pihak DHL dan Ambil Surat/dokument yang ditempelkan di kardus(paket) untuk ditunjukkan ke pihak Customs.
Proses Clearance ini membutuhkan waktu 5 hari seperti yang saya alami.
 


Prioritas Area / Lokasi Radar :
Saat ini belum begitu banyak Host / Feeder Radar FR24 di Indonesia.
Karena saya juga merupakan pendatang baru di FR24 ini, sehingga belum banyak tahu siapa saja Feeder FR24 di Indonesia ini.
Saat ini saya baru mengenal 3 personil Feeder FR24, antara lain :
  • Radar T-WIIH1 pemilik OM Onno W. Purbo - Jakarta
  • Radar F-WALL1 pemilik Doddy B. Iswanto - Bandara Sepinggan - Balikpapan
  • Radar F-WARR2 pemilik Herman Setyawan - Tuban-Jawa Timur
Sedangkan saya sendiri mengoperasikan Radar F-WALL2 di Balikpapan.

Dalam waktu dekat, mudah-mudah Radar F-WIBB2 akan segera hadir di wilayah Riau (Pekanbaru) yang akan dioperasikan oleh OM Chairul Amsal - YB5PDT.

Saat ini ada beberapa Lokasi/Wilayah yang sangat diprioritaskan, yaitu di Kepulauan NATUNA. Keberadaan Radar ADS-B di NATUNA nantinya dapat membuka/memperluas jangkauan di Lautan China Selatan untuk Pesawat dari arah Vietnam, Philipine, China, Korea yang akan menuju ke Indonesia, Malaysia, Brunei dan Singapore.
Mudah-mudahan OM Agung - YG5YTY di Kota Ranai - NATUNA, dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat mempersiapkan yang dibutuhkan.

Demikian juga untuk Lokasi di Wilayah yang masih belum terjangkau (gap) antara lain :
  • Bangka Belitung
  • Pontianak
  • Sampit
  • Ambon
  • Sorong dan Nabire (Papua)
Semakin banyak keberadaan Radar ADS-B di Indonesia tentunya akan semakin baik untuk melacak seluruh pesawat yang berada diatas langit Indonesia.
Jangan sampai terjadi lagi kasus seperti AirAsia QZ-8501 yang hilang dari jangkauan setelah sebelumnya terdeteksi dengan sangat baik oleh Radar F-WARR2 di Tuban.


Salam
yc5nbx - Jaka Lesmana

Selengkapnya……

Selasa, 25 November 2014

AUTOMATIC FAN CONTROL

Posting ini hanya sebagai pelengkap dari beberapa oret-oretan sebelumnya.
Kali ini sengaja saya angkat mengenai pembuatan Automatic Fan Control sebagai kelengkapan sebuah station repeater.
Karena umumnya Cooling Fan pada repeater homebrew dibuat permanen, artinya walapun temperatur repeater dalam kondisi normal Fan tetap bekerja.
Pengalaman saya dengan cara seperti itu, Fan akan cepat bermalah... diawali dengan macet / nge-jamb. Jika ini dibiarkan, tentu saja Fan akan semakin cepat rusak.
Selain itu kondisi Repeater juga pasti  akan lebih cepat  kotor karena debu.


Circuit ini terdiri dari Sensor Temperatur LM35 dan CA3140 sebagai comparator
Untuk pengaturan sensitiftas diatur oleh Trimpot





Selengkapnya……

Kamis, 20 November 2014

PC AUTO STARTUP

Ide ini muncul ketika saya mulai aktif mengoperasikan RoIP ( misal : Zello ) dan PC Remote Access seperti Team Viewer di tempat saya bekerja.
Ini karena setiap hari listrik PLN di kota Balikpapan selalu padam, terutama ketika masuk waktu beban puncak. Maklum lah beban yang harus dilayani lebih besar dari kapasitas pembangkit. Semoga saja tahun depan sistem kelistrikan Mahakam bisa Surplus..Amin.

Percuma saja jika kita telah meng-Install Team Viewer tapi komputernya sendiri tidak dalam status ON ketika listrik nyala.

PC Auto Startup yang saya maksud adalah Komputer dapat ON dengan sendirinya  setelah listrik PLN padam. Sebetulnya ada cara lain yang mungkin lebih mudah yaitu dengan men-setting pada BIOS, namun karena alasan tidak terbiasa bermain/utak atik BIOS maka alternatif lain adalah dengan menambahkan sedikit circuit elektronik, seperti pada gambar schematic dibawah ini :





Disini saya menggunakan microchip 12F629 atau 16F84A  dengan 1 bh Relay SPST.
Yang saya lakukan dengan cara menyambungkan secara paralel kontak Relay (NO : Normally Open) dengan kabel yang menuju Tombol Power (ON/OFF).

Ada 2 bh LED, yg berfungsi sebagai indikator Relay ON dan LED BLINK. 

Dan berikut simulasinya :








Selengkapnya……

Selasa, 31 Desember 2013

SIMPLE COR LINK PIC12F629

Di Akhir tahun 2013 ini, baru saja saya menyelesaikan pembuatan COR Link atas permintaan beberapa kawan.
COR Link ini berbeda dengan versi sebelumnya yang hanya menggunakan 2 input COS Signal. 
Versi ini (NBX-V13)  terdapat penambahan Input dengan circuit VOX, sehingga COR mudah digunakan untuk semua jenis Radio, karena cukup mengambil RX Audio Out  untuk di rubah ke Signal PTT, sehingga mudah diaplikasikan ke Repeater dari Radio HT sekalipun.

Simple COR Link NBX-V13 terdiri dari 2 keping circuit VOX dengan IC LM358 dan 1 keping Controller dengan PIC12F629.

Disini saya juga menambahkan Courtesy Tone (beep) dalam format CW Morse untuk bagian Tail Message.nya dengan :
karakter "K" (dah dit dah) untuk input dari unit RX dan
karakter "R" (dit dah dit) dari unit LINK.

Sedangkan untuk Penalty saya bikin karakter "TOT" (dah_dah dah dah_dah) setelah waktu bicara berakhir +/- 3 menit.
Ketika TOT aktif, maka PTT akan dilepas selama 15 detik, dan jika Signal COS masih Aktif, maka PTT akan diaktifkan untuk mengirim Beep Beep Beep sebanyak 3 kali, dan PTT dilepas kembali selama 3 detik dan setelah itu kembali normal (standby)

PCB COR Link NBX-V13




Selamat Tahun baru 2014, semoga sukses selalu menyertai kita semua.. Amin


Salam



Selengkapnya……

Selasa, 10 Desember 2013

SETTING CPS - RSS UNTUK PEMINDAHAN CHANNEL

Melengkapi postingan yang lalu tentang Pemindahan Channel secara Remote pada Radio Motorola GM300, GM3188, GM3688 dan GM338 dan lain-lain, karena cukup banyak kawan-kawan yang menanyakan ke email saya.

Berikut saya unggah beberap cuplikan (screenshot) Setting/konfigurasi untuk Channel Steering:

 Channel Steering pada RSS GM300

Untuk RSS GM300  EXT Accessory yang dipilih adalah "General I/0"

 Channel Steering pada CPS GM338

Untuk GM338 konfigurasi pada Accessory Package dapat dipilih "Default" atau "Remote".
Signal COR (PL and CSQ Detect) yang  umumnya menggunakan Pin# 8 harus dipindah ke Pin# 4 jika 4 bit akan dipakai semua, kecuali jika Anda hanya menggunakan 3 bit, maka Pin#  8 tetap dapat dipergunakan untuk Signal COR, sehingga hanya Pin# 6 untuk bit 0, Pin# 12 bit 1 dan Pin# 14 bit 2.

Channel Steering pada CPS GM3188 / GM3688
Untuk CPS GM3188 atau GM3688 pada saat melakukan pemrograman/menyetting sebaiknya kabel ke Accessory Connector dilepas terlebih dahulu untuk menghindari crash, karena posisi Channel Select 1 pada Pin# 6 dipakai sebagai Line Data.

Smoga bermanfaat


Salam
Selengkapnya……

Senin, 04 Maret 2013

DTMF Relay Controller ATTiny2313

Masih senang-senangnya bikin PCB DTMF Relay Controller, kali ini menggunakan ATTiny2313.
Kelebihan dari DTMF ini adalah pengguna dapat mengganti Password sendiri sesuai keinginan tanpa harus memprogram ulang.
Selain itu, jika suatu saat kita Lupa dengan Password, maka DTMF RC ini juga mampu me-RESET password dan mengembalikan  ke Default (0000).

PCB DTMF ATTiny2313

Schematic

Overlay
 
TESTING
 
Salam de yc5nbx/7
 
 

Selengkapnya……

Rabu, 02 Januari 2013

PEMINDAHAN CHANNEL MOTOROLA SECARA REMOTE

Selamat tahun baru 2013 buat semua kawan-kawan.. semoga makin SUKSES dan SEHAT.. Amin..!
Mengisi blog di awal tahun ini, seperti biasa..masih berhubungan dengan seputar repeater.
Kali ini adalah sebuah Pengendali jarak jauh (RC) yang bertujuan untuk pemindahan channel Repeater.
Karena umumnya sebuah RC hanya dipakai sebagai ON-OFF / Disable repeater saja.


Namun lebih dari itu, RC juga dapat dipakai sebagai Pemindahan Channel Radio.
Adakalanya sebuah repeater memang harus bersifat Private artinya hanya orang-orang tertentu yang boleh mengakses. Lalu bagaimana jika suatu saat repeater tersebut diketahui oleh orang lain yang tidak dikehendaki.
Tentunya kita ingin membatasi hal-hal seperti itu dengan cara yang “halus”.

Misalnya default RX repeater berada di Channel-1 dengan Frequency 146.280 MHz Tone 88.5 Hz (TPL).

Karena Channel ini sudah “bocor” maka kita siapkan Channel-2 dengan Frequency yang sama namun dengan TPL yg berbeda yaitu 107.2 Hz, atau bisa saja diganti dengan DPL.

Dengan demikian pengguna yang bukan bagian dari komunitas tersebut tidak dapat mengakses, dan butuh waktu lagi untuk mencoba :D
RC ini bekerja dengan metode DTMF dengan  8 Channel Relay Output yang dapat di manfaatkan sesuai kebutuhan.


Radio yang dapat di akses untuk pemindahan Channel tentu saja produk Motorola, dan istilah yang dipakai di Motorola adalah “Channel Steering”
Jumalh Channel yang dapat dipindah adalah sebagai berikut :

-    GM300 8 – 16 CH  = 15 Channel yang dapat di pindah
-    GM300 40 CH (modifikasi) = 31 Channel yang dapat di pindah
-    GM3188  = 8 Channel yang dapat di pindah
-    GM338 = 15 Channel yang dapat di pindah

Sehingga maksimum hanya 5 Bit yang kita perlukan, jika radio yang dipergunakan adalah GM300-40CH, dan hanya 3 bit untuk GM3188.
Selebihnya dapat dipakai untuk yang lain.

Berikut adalah "penampakan" dari uji coba RC Channel Steering pada Motorola GM300 16 Channel.


Meskipun cara tersebut kurang simple, namun lumayan membantu, sebetulnya ada beberapa cara yang lebih memudahkan..namun belum sempat saya buatkan pcbnya.


Salam
73 de yc5nbx/7
Selengkapnya……

Kamis, 27 Desember 2012

BIDIRECTIONAL - CROSS BAND REPEATER

Menjelang penutupan tahun 2012, saya dimintai tolong oleh seseorang untuk membuatkan COR Repeater yang dapat dipakai / berfungsi “Bolak-Balik” atau istilah di amateur radio Bidirectional Repeater.
COR ini juga sangat memungkinkan difungsikan sebagai Cross Band Repeater, seperti yang bisa dilihat di gambar diagram berikut :


Pada gambar diagram diatas Nampak COR Bidirectional ini berfungsi sebagai Link untuk 2 unit Base Repeater yang  berbeda Frequency-nya dan kendala jarak yang mungkin sangat jauh atau terhalang oleh bukit.

Selain sebagai Link 2 Base Repeater yang berbeda Freq. COR ini juga dapat dipakai sebagai Cross Band Repeater, jadi pengguna / user yang mempergunakan perangkat 70cm dapat berkomunikasi dengan user lain yang menggunakan 2M Band.

Instalasi COR pada masing-masing unit terlihat sama persis, karena fungsi radio dipakai sebagai RX juga TX (bergantian).
 
Selain itu COR ini juga harus mampu menunda Tail Squelch dari Base Repeater yang "dipanggil" tujuannya agar tidak terjadi Loopback (signal balik yang berkelanjutan)
 

Design PCB ini saya buat dengan model Double Layer PTH dengan soldermask warna Hijau dan Silkscreen warna Putih.


Semoga buat kawanku yang ada di bagian "WIT" sana berhasil mengatasi permasalahan yang dihadapai.
 
73 de yc5nbx/7
Selengkapnya……

Minggu, 29 Juli 2012

RADIO over SKYPE

Posting kali ini mirip dengan artikel terdahulu yang mengulas tentang Link Repeater http://yc5nbx.blogspot.com/2011/04/repeater-link-controller.html yang dibuat dengan cara konvensional. Artinya untuk menghubungkan 2 lokasi Repeater dengan jarak yang sangat jauh diperlukan beberapa Link dan tentunya hal itu tidak semudah yang direncanakan. 

Tahukah Anda.. bahwa sebetulnya banyak aplikasi/software berbasis VoiP yang dapat digunakan sebagai solusi Link Radio Komunikasi. Sebagai contoh seperti yang pernah saya singgung di posting yang lalu http://yc5nbx.blogspot.com/2011/11/eqso-server-pmr.html , dan itu merupakan aplikasi khusus yang memang dirancang untuk keperluan Link Radio melalui Internet, sehingga lebih dikenal dengan istilah RoIP (Radio over Internet Protocol) 

Solusi lain yang tidak kalah menarik yaitu dengan memanfaatkan aplikasi VoIP seperti yang saat ini sedang popular adalah SKYPE, TEAMSPEAK, VENTRILO, MUMBLE, MANGLER , iCALL, EYEBALL CHAT dan masih banyak lagi… atau aplikasi Messenger yang menyediakan fasilitas Voice Chat misalnya Yahoo Messenger, GOOGLE TALK (gtalk), MSN Messenger, LOUDTALK, ZELLO, VIBER, VOXER, dan lain-lain..


 Radio over SKYPE 

Aplikasi VoiP tersebut umumnya tersedia dalam banyak platform seperti Windows, MAC, Linux, ANDROID, Blackberry bahkan Symbian. Sedangkan aplikasi yang pernah saya coba adalah SKYPE dengan OS Symbian pada HP Nokia E63 melalui provider Telkomsel. 
Demikian juga dengan ANDROID yang saya coba pada SONY ERICSSON Arc S melalui Wi-Fi, Kedua platform tersebut berhasil melakukan komunikasi dgn Radio HT/RIG dengan baik dan mengasyikkan.

Apa saja yang dibutuhkan ?
Seperti terlihat pada gambar konfigurasi diatas, maka untuk menghubungkan 2 Lokasi antara Balikpapan dan Pekanbaru yang diperlukan antara lain 

BALIKPAPAN : 
1 unit Komputer 
1 unit Modem ADSL atau USB GSM Modem 
1 unit Radio RIG atau Repeater (antenna, power supply) 
1 unit USB Interface (Homebrew) 

PEKANBARU : 
1 unit Komputer 1 unit Modem ADSL atau USB GSM Modem 
1 unit Radio RIG atau Repeater (antenna, power supply) 
1 unit USB Interface (Homebrew) 

USB  SKYPE INTERFACE




Salam 
de yc5nbx/7 73
Selengkapnya……

Kamis, 14 Juni 2012

ELECTRONIC VOICE KEYER HOMEBREW

Electronic Voice Keyer (EVK) ini dipergunakan sebagai alat bantu bicara dalam kegiatan DX maupun Contest. Karena bagi yang rajin ber-DX / Contest tentu saja mereka harus terus melakukan panggilan (CQ CQ CQ de ....dst) , agar perolehan point dapat mencapai sesuai target. Dan seringkali kita merasa capek :) karena harus terus menerus menyampaikan kalimat-kalimat yang sering diulang. 

Panel Box 

Disini saya mencoba membuat sendiri sebuah Voice Keyer tanpa menggunakan microcontroller, sehingga dihasilkan sebauh PCB dengan ukuran yang lumayan besar dan jumlah komponen yang banyak, karena EVK ini harus mampu mengulang message atau single message. EVK ini terdiri dari 2 keping chipcorder tipe ISD1420,dimana chips ini hanya memiliki durasi sekitar 20 detik. Karena yang dibutuhkan sebanyak 4 memory/message, maka tentu saja memerlukan sedikitnya 2 chipcorder agar pembagian durasi cukup untuk menampung kalimat yang sering dipakai. misalnya berdasarkan pengelompokan CQ, RST, QTH, My Rig, TU (thank you 73) dan lain-lain. Sebetulnya masih ada tipe lain yang memiliki durasi lebih besar seperti ISD2540, ISD2560, ISD2590 atau ISD25120. Atau tipe yang lebih baru misalnya ISD4003 atau ISD4004 ( >3 menit ) Saya pernah mencoba Chipcorder ini, namun suara yang dihasilkan tidak sebaik tipe ISD1420... noise audio menurut pendapat saya lebih tinggi.

 pcb evk 
Design PCB menggunakan Double Layer Plated Through Hole (PTH) dengan solder mask warna Biru

 Konfigurasi EVK 
Konfigurasi EVK dengan HF Transceiver 

 
Pengetesan Electronic Voice Keyer 

Dalam pengetesan ini, nampak tidak terlihat adanya HF Transceiver... karena memang saya belum sempat mendirikan antenna HF, sejak pindah ke Balikpapan (maklum tinggal di mess :) ) 

Salam 73 de yc5nbx/7
Selengkapnya……