Rabu, 28 Desember 2016

Mudahnya Membaca & Menemukan Password CP Series

Posting akhir tahun 2016 ini, saya ingin menunjukkan cara Membaca, Mengetahui atau Mendapatkan Password Radio HT CP Series seperti CP1300, CP1600 dan CP1660.
Singkat saja nih...
Peralatan / aplikasi yang dibutuhkan HANYA "Serial Port Monitor" atau aplikasi Port Sniffer sejenisnya.



Caranya :
1. Buka Program CPS R02.06 Build 64 
2. Buka Program / Tool Serial Port Monitor (SPM)
3. Setelah SPM terbuka, masuk ke Session, lalu pilih New Session
4. Setelah terbuka jendela baru "New monitoring session" lalu tentukan COMPORT yang dipakai.
- Tick / select pada "Terminal View" atau "Dump View" atau kedua-duanya juga boleh. 
- Tick / select pada Start monitoring now
- terakhir Klik Start monitoring
5. Pada Software CPS klik Read (pastikan Radio telah terhubung ke PC.
6. Ketika proses Read berlangsung, jika Radio terpassword, maka akan mucul dialog untuk mengisi Password.
7. Ketika dialog Password muncul, langsung buka aplikasi SPM, seharusnya disini Anda sudah menemukan Password yang dicari / Password yang terlupakan.

Cara tersebut diatas juga dapat dicoba pada Radio Merk dan jenis yang berbeda.

Selamat mencoba

Selengkapnya……

Sabtu, 17 Desember 2016

Membuat Sendiri PCB Maxton Repeater Cable

Melengkapi posting sebelumnya, berikut adalah gambar PCB Maxton Repeater Cable RPC RX/TX.
Meskipun versi SMD namun tidak susah untuk membuat PCB dan merakitnya. Anda dapat mencari Tutorial cara menyolder komponen SMD dengan Solder biasa.
Usahakan Mata Solder pilih yang Runcing.


PCB Maxton Repeater Overlay

Komponen yang dipergunakan antara lain :

1 bh NE555
2 bh Diode BAV70 atau setara
3 bh Resistor (package 0603)
1 bh Transistor 2N3904 (SOT-23) dengan label 1AM
1 bh LED
1 bh Elco 2uF s/d 4,7uF
2 bh Trimpot  (5k utk Audio dan 1M utk Delay)

Schematic Maxton Repeater Delay Cable dapat di lihat pada posting sebelumnya klik disini.
Buatlah 2 keping PCB untuk RX dan TX.
Khusus PCB di TX tidak perlu dipasang Komponen, cukup menghubungkan kabel dari RX ke TX seperti pada gambar dibawah ini


Video Routing PCB Maxton Repeater Homebrew dengan ExpressPCB

Selanjutnya untuk melakukan pengujian pada Kit ini sebelum dipasang ke Radio adalah :
1. Hubungkan kabel dari Power Supply pada Tegangan +12 s/d 13,8 Volt DC ke Pin-10
2. Hubungkan Kabel Ground (0 Volt) ke Pin-7
3, Siapkan kabel Jumper panjang disesuaikan ujung yang satu hubungkan dengan Ground (0 Volt) dan ujung yang lain sebagai Input Signal ke Pin-8. Sebaiknya pada Kabel ini dipasang Switch / Tact switch.
4. Hidupkan / ON kan Power Supply
5. Hubungkan Kabel Jumper tadi ke Pin-8 atau Tekan Switch.. Jika lampu LED menyala artinya sirkuit normal.
6. Atur posisi Trimpot Delay Time sampai mendapatkan Hang Time yang cukup (+/- 200 ms)
7. Trimpot lain adalah untuk mengatur Audio RX yang masuk ke Mic TX.

Jika Anda tertarik ingin membuat sendiri PCB Maxton Repeater with Delay Cable, saya sudah siapkan File dalam format PDF dengan Skala 1:1, silahkan masuk ke Link ini lalu klik Subscribe 

atau tinggalkan alamat email Anda pada Komentar Video Youtube.

Terima kasih
Salam
Selengkapnya……

Maxton Repeater Delay Cable Schematic

Ditengah kesibukan sehari-hari, Entah sudah berapa lama saya tidak pernah update Blog.
Kali ini mumpung ada waktu dan lagi gak malas.. saya ingin sedikit menulis tentang Repeater Delay Cable yang saya kira Anda semua sudah tahu, karena memang selain mudah ditemukan di Google, Modul ini juga banyak ditemukan di toko online.
Selain harganya yang terjangkau, dari segi ukuran juga Modul ini terbilang cukup kecil dan mudah dalam instalasinya.

Maxton Repeater Delay Cable (RX)

Sudah cukup lama sebetulnya saya ditanya oleh beberapa orang mengenai Modul ini.
Karena beberapa orang yang sudah menggunakan Modul Maxton Repeater Delay Cable (KIT) ini pernah menemui beberapa masalah sampai kepada kerusakan yang pada akhirnya tidak dipakai kembali.
Barangkali karena sulitnya mendapatkan Skema dari Kit tersebut,.

Terakhir saya mendapat pertanyaan dari salah satu pengunjung Blog ini, yang punya masalah dengan Kit ini.
Infonya adalah KIT ini bekerja dengan baik pada Radio GM300, namun bermasalah di GM3688. Ada beberapa Solusi yang saya sarankan mulai dari Memindahkan Pin COR yang default.nya di Pin-8 dirubah ke Pin I/O yang lain (misalnya Pin-4, Pin-12 atau Pin-14).
Dan ternyata berfungsi di Pin-14... Hal ini disebabkan karena ketika Open Colector pada Transistor Q416 di radio GM3688 atau CM300 atau PM300 tidak cukup / tidak mampu membuat kondisi Logic dari 1 menjadi 0. Solusi lain adalah dengan mengganti Resistor Pull_up (R1) dengan nilai yg lebih besar.



Schematic Maxton Repeater Delay Cable

KIT ini sangat sederhana sekali, karena hanya terdiri dari rangkaian / sirkuit yang menggunakan IC Timer NE555 yang dirangkai menjadi Monostable... dan Anda dapat dengan mudah mencari di Google dengan kata bantu Monostable NE555.

Seharusnya saya akan sisipkan Simulasi Video saya sendiri yang ada di Youtube mengenai Simulasi dari KIT ini, cuma karena masih dianggap bermasalah berkaitan dengan copyright, maka sy tunda dulu sampai youtube menyetujui :( Padahal Video yg sdh di upload adalah murni milik saya, tidak ada satu frame-pun hasil copy dari sumber lain. Sedangkan Audio / music yang saya pakai juga berasal dari Library Youtube yang memang diperbolehkan untuk dipakai.. (koq malah curhat...)
(update : Terima kasih Youtube, akhirnya di approved )


Semua komponen dalam KIT / Skema tersebut mudah ditemukan di Toko online lokal.
Jika Anda berniat ingin membuat sendiri dan mengalami kesulitan dalam menemukan komponen SMD khususnya Diode, maka ganti saja diode misalnya 1N4148 atau sejenisnya. 
Transistor juga demikian...tidak harus menggunakan 2N3904 Anda dapat menggantinya dengan tipe lain yang sejenis (NPN).

Di Posting yang akan datang Insya Allah saya akan update kembali gambar PCB nya dengan harapan Anda dapat membuat sendiri Kit ini.
Semoga bermanfaat.


Salam







Selengkapnya……

Rabu, 08 Juli 2015

TALKING REPEATER IDer TEST

Memenuhi permintaan kawan-kawan amatir radio di Pekanbaru dan Balikpapan yang menginginkan dibuatkan sebuah Repeater Controller yang dapat memancarkan Identitas Repeater, terutama ketika Repeater sedang tidak dipergunakan dalam waktu tertentu (Idle).
Jika sebelumnya saya telah membuat Repeater Ider dengan menggunakan media penyimpan suara dari Chipcorder seri ISD25xx yang memiliki durasi sangat pendek , kali ini saya mengganti media tersebut dengan MMC Card.

Kelebihan dari Repeater Controller ini selain memiliki durasi penyimpanan suara yang jauh lebih besar, sehingga dapat ditambahkan beberapa fitur lain untuk menyimpan  file Audio seperti Temperatur, Tegangan Battery, Peringatan adanya Hujan, Petir dll.

berikut demo dari pengetesan Repeater Vocal IDer dengan menggunakan MMC sebagai media penyimpan suara :


Diagram :

 Layout PCB :

Selengkapnya……

Kamis, 01 Januari 2015

FLIGHTRADAR24

Mengawali tahun 2015 ini saya ingin berbagi sekaligus mengajak kawan-kawan yang ingin /  punya niat menjadi Host / Feeder Flightradar24.

Apa itu Flightradar24 :
Flightradar24 (FR24)  adalah pelacak penerbangan yang menunjukkan lalu lintas udara secara langsung dari berbagai belahan dunia. 
Flightradar24 menggabungkan data dari beberapa sumber data termasuk ADS-B, MLAT dan FAA.
Data dari ADS-B, MLAT dan FAA dikumpulkan secara bersamaan dengan Jadwal dan Data Status Penerbangan dari Maskapai Penerbangan dan Bandara untuk membuat sebuah Pengalaman Pelacakan Penerbangan yang unik seperti yang dapat dilihat pada situs web www.flightradar24.com dan versi aplikasi smartphone Flightradar24 apps



Penjelasan lengkap mengenai Cara Kerjanya dapat dilihat pada klik disini

Tujuan menjadi Host / Feeder :
Memberikan Partisapasi / Kontribusi untuk membantu dunia penerbangan khususnya di wilayah Udara Indonesia agar keberadaan pesawat dapat dilacak sejak di Ground / Landasan Pacu sampai Pesawat ituTerbang (di Udara).

Apa Keuntungan menjadi Host / Feder :
Flightradar24 memberikan kita Account Premium, dimana kita dapat melihat performance dari radar yang kita pasang melalui PC.
Selain itu Akses melalui web tanpa dibatasi oleh waktu, demikian juga kita dapat menginstall aplikasi Smartphone (Android, iPhone, Windows) dengan versi Premium.

Bagaimana cara mendaftar sebagai Feeder :
Cara mendaftar untuk menjadi Host / Feeder Flightradar24 cukup mudah, Anda dapat memulai dengan membuka klik disini  atau langsung klik disini
.
Temukan bagian bawah halaman, lalu masukkan data-data yang diminta.
Untuk isian  Latitude dan Longitude jika Anda tidak memeiliki / memegang GPS saat ini, maka cara yang paling mudah adalah dengan bantuan Google Maps


Jika Maps sudah terbuka, temukan lokasi dimana Antena ADS-B akan dipasang, kemudian Klik pada titik dimana tiang / tower Antena akan / sudah terpasang (contoh :gbr yg saya lingkari dgn warna kuning). Setelah di klik lihat box disebelah kiri atas layar/monitor Anda (gbr kotak warna kuning) dan Catat nilai yang muncul untuk dimasukkan ke form yang saya sebutkan diatas.
Terakhir klik Send application jangan lupa untuk men-centang " I have read the above..."
STEP Pertama selesai..

Jika dinilai layak oleh admin Flightradar24 maka beberapa hari kemudian akan ada balasan ke email yang telah Anda daftarkan sebelumnya. Mereka akan menanyakan beberapa hal yang diperlukan. 
Ini adalah STEP Ke-Dua.
Pada STEP ke-Dua ini Anda akan diminta keterangan lebih detail, termasuk permintaan untuk meng-UPLOAD Foto kondisi terkini mengenai Situasi disekitar rencana Antena ADS-B.
Foto yang diminta antara lain :
  • Pandangan/tampak ke semua penjuru arah mata angin dari titik Antena (Barat, Timur, Selatan dan Utara).
  • Foto posisi dimana Antena akan dipasang, misalnya pada Tower Antena, berikan keterangan bahwanya Antena nantinya akan dipasang di posisi ini.
Jika aplikasi Anda disetujui, maka Anda akan menerima email ke-2 dari FR24 yang isinya "Congratulations, your application to host ADS-B equipment from Flightradar24 has been approved.
Your reference is #xxxx. Please quote this in all correspondence"

Selanjutnya Anda tinggal menunggu kabar dari FR24, bahwanya peralatan ADS-B telah dikirim ke alamat Anda.
Tugas kita /Anda adalah secepatnya memasang peralatan tersebut dan menghubungkan ke Router (Jaringan Internet).

O...iya ada yang ingin saya tambahkan juga, terkait dengan pengalaman saya ketika menerima kabar dari kurir DHL. Mereka memberitahu bahwasanya paket kiriman dari FR24 belum dapat di proses... dengan alasan :
NEED PAYMENT RECEIPT FOR SHPT # xxxxxxxx ( SUSPECT UNDER VALUE BY CUSTOMS ).
Saran saya sebaiknya history email dari FR24 jangan Anda hapus... karena ini akan sangat membantu untuk penyelesaian masalah administrasi diatas.
Atau alternatif lain jika pihak Customs masih belum percaya juga, Anda sebaiknya datang ke Customs bersama dengan pihak DHL dan Ambil Surat/dokument yang ditempelkan di kardus(paket) untuk ditunjukkan ke pihak Customs.
Proses Clearance ini membutuhkan waktu 5 hari seperti yang saya alami.
 


Prioritas Area / Lokasi Radar :
Saat ini belum begitu banyak Host / Feeder Radar FR24 di Indonesia.
Karena saya juga merupakan pendatang baru di FR24 ini, sehingga belum banyak tahu siapa saja Feeder FR24 di Indonesia ini.
Saat ini saya baru mengenal 3 personil Feeder FR24, antara lain :
  • Radar T-WIIH1 pemilik OM Onno W. Purbo - Jakarta
  • Radar F-WALL1 pemilik Doddy B. Iswanto - Bandara Sepinggan - Balikpapan
  • Radar F-WARR2 pemilik Herman Setyawan - Tuban-Jawa Timur
Sedangkan saya sendiri mengoperasikan Radar F-WALL2 di Balikpapan.

Dalam waktu dekat, mudah-mudah Radar F-WIBB2 akan segera hadir di wilayah Riau (Pekanbaru) yang akan dioperasikan oleh OM Chairul Amsal - YB5PDT.

Saat ini ada beberapa Lokasi/Wilayah yang sangat diprioritaskan, yaitu di Kepulauan NATUNA. Keberadaan Radar ADS-B di NATUNA nantinya dapat membuka/memperluas jangkauan di Lautan China Selatan untuk Pesawat dari arah Vietnam, Philipine, China, Korea yang akan menuju ke Indonesia, Malaysia, Brunei dan Singapore.
Mudah-mudahan OM Agung - YG5YTY di Kota Ranai - NATUNA, dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat mempersiapkan yang dibutuhkan.

Demikian juga untuk Lokasi di Wilayah yang masih belum terjangkau (gap) antara lain :
  • Bangka Belitung
  • Pontianak
  • Sampit
  • Ambon
  • Sorong dan Nabire (Papua)
Semakin banyak keberadaan Radar ADS-B di Indonesia tentunya akan semakin baik untuk melacak seluruh pesawat yang berada diatas langit Indonesia.
Jangan sampai terjadi lagi kasus seperti AirAsia QZ-8501 yang hilang dari jangkauan setelah sebelumnya terdeteksi dengan sangat baik oleh Radar F-WARR2 di Tuban.


Salam
yc5nbx - Jaka Lesmana

Selengkapnya……

Selasa, 25 November 2014

AUTOMATIC FAN CONTROL

Posting ini hanya sebagai pelengkap dari beberapa oret-oretan sebelumnya.
Kali ini sengaja saya angkat mengenai pembuatan Automatic Fan Control sebagai kelengkapan sebuah station repeater.
Karena umumnya Cooling Fan pada repeater homebrew dibuat permanen, artinya walapun temperatur repeater dalam kondisi normal Fan tetap bekerja.
Pengalaman saya dengan cara seperti itu, Fan akan cepat bermalah... diawali dengan macet / nge-jamb. Jika ini dibiarkan, tentu saja Fan akan semakin cepat rusak.
Selain itu kondisi Repeater juga pasti  akan lebih cepat  kotor karena debu.


Circuit ini terdiri dari Sensor Temperatur LM35 dan CA3140 sebagai comparator
Untuk pengaturan sensitiftas diatur oleh Trimpot





Selengkapnya……